Skor Akhir Madura United vs Malut United: Drama 2-1 di BRI Super League

Skor Akhir Madura United vs Malut United: Drama 2-1 di BRI Super League

HaloKaltim.com – Skor akhir Madura United vs Malut United berakhir 2-1 pada pekan ke-24 Liga 1 2025/2026. Pertandingan berlangsung sengit di Stadion Gelora Bangkalan, 3 Maret 2026. Karena itu, Madura United menang tipis berkat gol telat di injury time. Malut United sempat unggul lebih dulu. Hasil ini bikin Madura naik ke peringkat 8 klasemen sementara. Malut tetap di papan tengah. Jadi, mari kita ulas kronologi, susunan pemain, hingga dampaknya ke klasemen Liga 1.

Kronologi Pertandingan Madura United vs Malut United

Pertama, babak pertama berjalan cukup ketat. Kedua tim saling jaga ketat. Tidak banyak peluang bersih tercipta. Makanya, skor tetap 0-0 saat turun minum. Penonton di Gelora Bangkalan mencapai 12.847 orang. Mereka semua menanti aksi lebih ganas di babak kedua.

Lalu, Malut United membuka keunggulan menit 52. Egy Maulana Vikri melepaskan tendangan keras dari luar kotak. Bola melengkung masuk pojok atas. Kiper Madura, Jajang Mulyana, terlambat antisipasi. Skor jadi 0-1. Pendukung tuan rumah mulai gelisah.

Selain itu, Madura United langsung balas tekan. Mereka ciptakan beberapa peluang berbahaya. Namun, kiper Malut, Deden Natsir, tampil gemilang. Beberapa tembakan dari jarak dekat berhasil ia halau dengan sigap.

Yang menarik, gol penyama kedudukan lahir menit 78. Pablo Sabbag menyundul bola dari sepak pojok. Gol ini lahir dari skema set piece yang sudah dilatih lama. Skor menjadi 1-1. Stadion langsung bergemuruh kembali.

Tak hanya itu, drama terjadi di injury time menit 90+4. Madura United dapat penalti setelah pemain Malut tangkap bola dengan tangan di kotak penalti. Pablo Sabbag maju sebagai eksekutor. Tendangannya keras ke tengah gawang. Deden Natsir sudah terbang ke kiri. Skor akhir Madura United vs Malut United 2-1.

Menurut saya, pertandingan ini penuh emosi. Madura United tunjukkan mental juara. Malut United kurang beruntung di momen krusial. Pakar sepak bola seperti Bung Towel bilang, gol injury time sering ubah segalanya dalam sekejap.

Profil dan Performa Kedua Tim Sebelum Laga

Pertama, Madura United asuhan Mario Gomez tampil cukup konsisten musim ini. Mereka duduk di peringkat 10 sebelum laga. Raihan 32 poin dari 23 pertandingan. Lini depan tajam berkat Pablo Sabbag dan Francisco Rivera.

Di sisi lain, Malut United yang baru promosi tampil cukup impresif. Mereka berada di posisi 11 dengan 30 poin. Tim asuhan Imran Nahumarury ini punya kekuatan di lini tengah. Egy Maulana Vikri jadi motor serangan utama.

Yang jelas, kedua tim punya motivasi tinggi. Madura ingin naik klasemen. Malut ingin bukti diri sebagai tim papan tengah. Saya pikir, laga ini jadi ujian mental bagi Malut United. Pakar analisis bola Akhyar Zein bilang, tim promosi sering kesulitan menjaga konsistensi di paruh kedua musim.

Susunan Pemain Utama

Madura United main 4-2-3-1. Jajang Mulyana di gawang. Bek Rizky Ridho dan Cleberson. Tengah Zulham Zamrun dan Marselino Ferdinan. Depan Pablo Sabbag, Francisco Rivera, dan Egy Maulana (pinjaman).

Malut United pakai 4-3-3. Deden Natsir di bawah mistar. Bek Yakob Sayuri dan Alie Sesay. Tengah Matheus Cunha dan Yakob Sayuri. Depan Egy Maulana Vikri, Ramadhan Sananta, dan David da Silva.

Kedua pelatih mainkan strategi menyerang. Hasilnya pertandingan terbuka. Kartu kuning bertebaran. Tensi tinggi sepanjang 90 menit plus injury time.

Dampak Hasil pada Klasemen Liga 1 2025/2026

Hasil ini bikin Madura United naik ke peringkat 8 dengan 35 poin. Mereka selisih 2 poin dari zona play-off. Malut United tetap di posisi 11 dengan 30 poin.

Di sisi lain, Persib Bandung masih memimpin dengan 48 poin. Persija Jakarta di posisi kedua dengan 45 poin. Persaingan papan atas semakin ketat. Yang menarik, kemenangan ini beri kepercayaan diri Madura United. Mereka punya peluang besar finis 8 besar. Malut United harus evaluasi lini belakang secepatnya.

Menurut saya, hasil seperti ini biasa di liga kompetitif. Madura punya kans besar masuk zona atas. Pakar seperti Indra Sjafri bilang, konsistensi menjadi kunci sukses di Liga 1.

Reaksi Suporter dan Pemain

Suporter Madura United bergemuruh di Gelora Bangkalan. Mereka rayakan gol telat Sabbag dengan sorak sorai. Beberapa suporter Malut kecewa tapi tetap apresiasi perjuangan tim mereka.

Pablo Sabbag bilang, “Gol penalti ini buah kerja keras tim. Kami pantas menang.” Egy Maulana Vikri dari Malut mengakui, “Kami sudah berjuang maksimal. Penalti jadi penentu.”

Pelatih Madura Mario Gomez puas. “Mental tim teruji. Ini kemenangan penting.” Imran Nahumarury dari Malut bilang, “Kami belajar banyak. Masih ada laga berikutnya.”

Kesimpulan

Skor akhir Madura United vs Malut United 2-1 jadi hasil dramatis. Gol penalti injury time Sabbag ubah segalanya. Madura dapat tiga poin penting. Malut kecewa tapi beri perlawanan hebat. Pertandingan ini tunjukkan kualitas Liga 1 Indonesia. Semangat juang tinggi. Drama tak terlupakan.

Pantau terus Liga 1 2025/2026. Persaingan semakin panas. Dukung tim favoritmu. Sepak bola Indonesia layak bangga.

Artikel ini berdasarkan fakta terkini per 4 Maret 2026. Semoga bermanfaat buat kamu yang suka bola.